OKU Timur, (Kemenag Sumsel)---
Sebagai bentuk upaya mewujudkan ketahanan keluarga, Kantor Urusan Agama Kecamatan Buay Madang, Rabu kemarin mengadakan Piloting Pusaka Sakinah. Kegiatan yang di buka dan di hadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama OKU Timur ini dipusatkan di Kantor Balai Desa Ciptamuda Kecamatan Buay Madang, (26/11).
Kegiatan ini juga dihadiri langsung Kasi Bimas Islam, Kepala KUA, Kepala Desa, Perwakilan Puskesmas, Perwakilan BKKBN Kecamatan dan seluruh peserta piloting.
Kepala KUA Buay Madang, Yudi Muhamad Ikbal dalam sambuntannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kemenag OKU Timur yang berkesempatan hadir langsung dan berkenan membuka acara secara resmi.
Program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah), lanjutnya adalah sebuah upaya Kementerian Agama yang diwujudkan melalui piloting di sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) untuk membangun ketahanan keluarga.
“ Ada empat program inti yakni Pusaka Sakinah, BERKAH (Bimbingan Perkawinan dan Ekonomi Keluarga), KOMPAK (Konseling, Mediasi, Pendampingan, dan Advokasi), dan LESTARI (Layanan bersama Ketahanan Keluarga Indonesia), Insya Allah hari juma’at mendatang kita akan adakan kegiatan LESTARI yang akan di gelar di Desa Sumber Agung, “ cetusnya.
Melalui kegiatan ini juga kita lebih fokus pada pembinaan berkelanjutan. Artinya memberikan pembinaan berkelanjutan bagi pasangan yang telah menikah agar nilai-nilai sakinah tertanam kuat dalam kehidupan rumah tangga mereka, terangnya.
Sementara itu Kakankemenag OKU Timur, Abdul Kadir dalam sambutannya sangat mengapresiasi upaya KUA dalam mewujudkan ketahanan keluraga melalui kegiatan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi Masyarakat salah satunya melalui kegiatan piloting keluarga Sakinah, ungkapnya.
“Kegiatan ini merupakan inovasi di bidang pelayanan, dengan tujuan tentu untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan kinerja KUA. sebagai upaya mengurangi angka perceraian di Kabupaten OKU Timur. Kita sangat prihatin bapak ibu saat ini di Kantor Pengadilan Agama Martapura sampai November ini ada kurang lebih 916 perkara,” tutur Kakankemenag.
Angka yang sangat tinggi sekali, lanjtunya. Dirinya berharap dengan kegiatan semacam ini di harapkan dapat menekan angka perceraian yang semakin memperihatinkan. Banyak faktor salah satunya pengaruh narkoba dan judi online, bebernya.
“ Saya berharap hadirnya Program Pusaka Sakinah ini akan menjadi salah satu cara untuk lebih memberdayakan Keluarga yang lebih harmonis dan Sakinah. Ketika keharmonisan, kebahagiaan dan kesejahteraan dalam keluarga dapat terbentuk dan terjalin, “ ujar Kadir.
Penguatan untuk keluarga ini sangatlah penting, karena sasaran utamanya adalah ketahanan keluarga. Dimana pasangan harus pandai mengelola/mengatur sumber daya serta mengambil keputusan yang bijak terhadap masalah yang dihadapi. Sebab ketahanan keluarga ini adalah pondasi utama dalam mewujudkan Ketahanan Nasional, tandasnya. (Jn)